Tuesday, April 21, 2020

Life.

It's funny how life changes you, or rather, how you change depending on what life throws at you.

Hello, yes it's me again. After years of actually forgetting how it feels to write and share stories, something stirred in me and I found myself scrolling through old memories. Now I am writing another post like it was just yesterday wrote my last post.

Lots have happened since. I think I have been dealing with so much dramas in life I couldn't find the energy do anything else. I looked back at my old posts and felt weird. Like she's not me.

What happened, you may ask?
Life, my friends. Life happened. It was, and still is, quite the bumpy ride.

Friday, April 27, 2012

Mikir..

Belakangan ini kerja sampai malam, mata perih seharian liat komputer, lelah nggak karuan sampai badan remuk dan harus ngedobelin jeruk nipis.

Banyak kejadian dari pulang saat Nyepi sampai kakek buyut meninggal, dan kewajiban-kewajiban lainnya yang bikin capek, fisik dan batin. Tapi ini bukan keluhan, sama sekali bukan. Yang ingin saya ceritakan adalah betapa kahidupan yang saya jalani merubah pandangan saya mengenai beberapa hal.

Yang paling saya sadari adalah perubahan saya dalam memandang orang-orang yang duluya saya pikir saya kenal. Saya mengenal seseorang via media online, sempat dekat dan saya tahu dia orang yang bersikap manis. Dari dulu dia hobi gonta ganti status facebook yang isinya protes dengan keadaan negara, mengomentari iini itu yang bukan urusannya. Komentar soal ibu-ibu yang mau nonton Super Junior. Komentar soal harga sembako naik. dan banyak lagi. 

Aneh rasanya. Awalnya saya pikir dia yang berubah jadi bawel. Tapi hari ini saya melihat status  dia -yang menurut saya-nggak penting - dan mendadak terpikir 'ini orang memang begini dari dulu'. Saya yang berubah. Saya yang tidak lagi menyukai hal remeh yang dikomentari layaknya komentator sepakbola. Kurang ini, terlalu begitu, blablabla... Rasanya gemas melihat orang sempat-sempatnya mengomentari orang. Apa dia segitu nggak ada kerjaan? 

Lalu ada tmean yang dari dulu suka mengomantari orang lain. Senang membcarakan orang lain, mengungkit segala keburukannya. Terus terang bicara dengan dia lagi saja,sudah bikin saya mala, apalagi omongannya diselipi pertanyaan mengenai gaji yang -dia pikir- sangat besar (padahal standar =.=) dan keinginan untuk ditraktir. Saya merasa orang seperti itu kok picik ya, dan sepertinya ingin memanfaatkan orang lain saya untuk cari gratissan. Mentang-mentang saya dapat kerja di perusahaan yang lumayan besar, saya wajib mentraktir mereka yang bahkan tidak terlalu dekat?

Kenapa saya berubah ya? Apa karena merasakan bahwa makin lama hidup makin keras, saya jadi tidak suka pada orang-orang yang suka mengomentari orang lain? Karena saya bekerja keras tiap harinya sehingga sebal melihat orang yang bersantai dan banyak waktu luang untuk update ini itu yang tidak penting?

Kalau ya, sepertinya, saya harus bersyukur. Sepertinya sekarang, saya lebih bisa memahami diri saya sendiri, apa yang saya suka maupun tidak sukai.

Wednesday, December 7, 2011

Hmph!!!

Langsung aja deeeeehhh....

Lagi kesel aja, bete...mgkin karena agak sensitif kali ya..

Alasannya simple, karena nggak diangap serius sama temen. Temennya bukan sembarang temen, tapi temen yang sempat berbagi impian, pengen buka usaha suatu saat nanti. Saat chat dia selalu curhat bosen jadi pegawai (plus curcolnya dia tentang teman saya yang lain, dan saya udah males dengerin curhat tersbut, karena lama-lama nggak enak juga), dan pengen buka usaha. Sering mengkhayalkan mau usaha ini-itu. 

Jadi dia harusnya tahu kalau saya menawarkan barang dagangan, yang bikinnya saya pelajari dengan sungguh - sungguh, dengan modal yang nggak sedikit, itu adalah usaha saya dalam mencapai cita-cita. It's a tiny baby steps. Tapi saya sungguh - sungguh melakukannya. Saya nggak minta dikomentarin, saya nggak minta album foto saya yang berisi dagangan itu diliat sama dia. Kalo emang ga tertarik beli ya udah. Kalo mau kritik, silahkan. Tapi jangan belaga minat trus minta gratis. Jangan nanya-nanya trus nggak jawab apa-apa setelah dijawab. Bilang aja, nggak mau beli. Susah amat. 

Menyebalkan, rasanya hati sakit juga. Karena mereka nggak tahu gimana rasanya saya belajar bikin ini-itu yang layak dijual, jadi ingin sekali rasanya bilang sama temen tersebut untuk nggak usah ikut campur. 

Coba dia pikir, apa enak diperlakukan begitu? Coba dia yang udah cape-cape usaha dan hasil usahanya dipakai bahan bercandaan. Tolonglah pahami sedikit usaha orang lain dalam mempertahankan hidupnya, dan sedang berusaha untuk lebih produktif. 

Please deh, pikir dulu sebelum berbuat...


Friday, December 2, 2011

Perubahan

Belakangan ini hidup gw mengalami perubahan yang lumayan.. Awalnya karena sering - sering upload foto hasil masakan dan rajutan di facebook, ada temen yang mesen cookies dan rajutan. Seneng karena hasil karya gw diberi apresiasi yang menurut gw luar biasa banget. Seneng karena dapet duit, walaupun cuma beberapa puluh ribu,tapi efeknya luar biasa buat kepercayaan diri gw. Seneng liat temen yang mesen ngabisin cookiesnya dalam hitungan jam (padahal dia beli 4 lusin =.=)

Pokoknya jadi seneng dan pede deh.. Banyak temen yang ngasi link kerjaan, dan hari ini (tadi pagi) gw dipanggil interview di perusahaan yang berkantor di Menara Rajawali, Mega Kuningan sana. Kayaknya interviewnya lumayan lancar, yah, mudah-mudahan diterima deh..

Terus tadi sore ditelpon lagi sama perusahaan yang link-nya dikasi oleh pelanggan pertama produk cookies tadi.. Mudah-mudahan dapet yang terbaik ya..

Semoga ini jadi momen berputarnya roda kehidupan gw (dan keluarga) menjadi lebih baik.. Banyak - banyak bersyukur untuk berkah yang gw dapet, dari dulu, hari ini, dan semoga di hari - hari mendatang... 

Jangan pernah putus asa. Peluang datang kalau kita aktif mencari, dan selalu datang di saat yang tepat. Timing Tuhan mungkin beda dengan timing kita, tapi Dia selalu memberikan jalan keluar terbaik, di saat terbaik, buat kita. 

Love Him always..

Om Sai Ram :)




Wednesday, November 30, 2011

Mengganggu

Hufft

Susah kalo punya temen muka gratisan :P
Apa - apa minta gratis, makin banyak ngasi makin banyak rezeki, plis deh.. Gw kan nganggur??? Dia kan KERJA! Kalo udah tau gw JUALAN buat nambahin duit yang setipis kapas ini, lo masih gak malu MINTA GRATIS!!!

CAPE DEEEEE

Tuesday, November 22, 2011

Pengen....

Huuuuuuuuuuuufttt

Belakangan ini kepengen mengakhiri masa lajang :P
Ngiri kali ya, liat Vivi married, Omi married, Grace, dll dll...married semua >.<

Yah, udah cukup umur memang, tapi masih ada masa depan yang harus dipikirin,,,belom punya penghasilan, ini itu,,,si mas memang udah tetap kerjaannya tapi banyak hal yang masih perlu dibenahi,,

Semoga bisa sama-sama ya Mas ^^

xoxo
Puw

Thursday, November 17, 2011

Asisten Lagi

wooff....

Hari ini, mulai bantuin Pak Ari lagi dikelas, semoga ada jalan yang baik menuju karir mengajar seperti cita-cita gw selama ini...Amin :)

Rasanya tegang juga udah beberapa bukan nggak bantuin Pak Dosen tersebut dikelas, semoga aja bisa mengikuti materinya dengan baik..entah enapa rasanya tumpul banget ni otak, hohoho..

Belum lagi (ehem) badan udah gendut n baju nggak ada yang muat :P
Yoooooooooosh!! Semangat!!!!

xoxo
Puw